Social

Rela Berkorban Meningkatkan Nilai Kebersamaan

rela berkorban

Menurut buku Pendidikan Kewarganegaraan Kelas X karya Retno Listyarti dkk, patriotisme tidak hanya terlihat dalam sikap rela berkorban saja, tetapi juga melibatkan sifat kepahlawanan. Ini berarti bahwa seseorang yang memiliki semangat patriotisme akan sangat rela berkorban demi keutuhan dan keselamatan bangsa dan negaranya.

Pengertian Rela Berkorban

Rela berkorban adalah sikap dan perilaku seseorang yang sanggup dan mau mengorbankan sesuatu untuk kepentingan orang lain, masyarakat, bangsa, atau negara. Ini bisa berupa waktu, tenaga, materi, dan lain sebagainya.

Baca juga: Penerapan Pancasila Sebagai Sumber Nilai HAM

Rela berkorban juga merupakan bagian dari semangat nasionalisme dan patriotisme, dimana seseorang siap mengorbankan segala sesuatu demi kelangsungan hidup dan keberlangsungan bangsa dan negaranya.

Rela berkorban bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan, karena seseorang harus benar-benar yakin dan konsisten dengan pilihannya untuk berkorban. Namun, rela berkorban sangat penting bagi keberlangsungan dan kemajuan suatu masyarakat, karena dalam berkorban seseorang bisa memberikan sumbangsih dan kontribusi yang positif bagi masyarakat.

Baca juga: VOSviewer: Bibliometric Analysis Tools for Industry 4.0 and Supply Chain

Oleh karena itu, rela berkorban harus diterapkan dan dikembangkan sejak dini, sehingga muncul rasa cinta dan semangat nasionalisme yang kuat pada setiap individu.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rela Berkorban

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang untuk rela berkorban, antara lain:

Pendidikan

Pendidikan memegang peran yang penting dalam membentuk sikap rela berkorban seseorang. Pendidikan kewarganegaraan yang baik akan membantu membangun semangat nasionalisme dan patriotisme pada individu.

Budaya

Budaya juga mempengaruhi sikap rela berkorban seseorang. Misalnya, budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong akan membuat seseorang lebih cenderung rela berkorban demi kepentingan bersama.

Pengalaman pribadi

Pengalaman pribadi juga mempengaruhi sikap rela berkorban seseorang. Misalnya, seseorang yang pernah mengalami pengorbanan orang lain untuk dirinya akan lebih cenderung rela berkorban demi orang lain.

Lingkungan sosial

Lingkungan sosial juga mempengaruhi sikap rela berkorban seseorang. Misalnya, lingkungan yang solid dan saling membantu akan membuat seseorang lebih mudah rela berkorban demi lingkungan tersebut.

Ideologi dan keyakinan

Ideologi dan keyakinan juga mempengaruhi sikap rela berkorban seseorang. Misalnya, seseorang yang memiliki keyakinan kuat akan nilai-nilai kemanusiaan akan lebih cenderung rela berkorban demi kepentingan orang lain.

Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi rela berkorban, maka dapat dilakukan upaya-upaya untuk membentuk sikap rela berkorban yang lebih kuat pada individu.

Baca juga: Pengertian Bela Negara dan Pentingnya

Ciri-Ciri Perilaku Rela Berkorban

Berikut adalah beberapa ciri-ciri sikap rela berkorban:

Sikap pengorbanan

Orang yang memiliki sikap rela berkorban akan dengan mudah mengorbankan hal-hal yang mereka miliki, seperti waktu, tenaga, dan uang, untuk membantu orang lain atau untuk mencapai suatu tujuan.

Semangat kebersamaan

Rela berkorban juga ditandai oleh semangat kebersamaan dan kerjasama yang kuat, dimana seseorang tidak segan-segan untuk bekerja sama dan membantu rekan-rekannya untuk mencapai tujuan bersama.

Kemauan untuk berbagi

Orang yang rela berkorban memiliki kemauan yang kuat untuk berbagi dan membantu orang lain, bahkan tanpa pamrih atau imbalan apapun.

Sikap toleransi

Rela berkorban juga ditandai oleh sikap toleransi yang tinggi, dimana seseorang mampu menerima perbedaan dan menerima orang lain sebagaimana adanya.

Semangat membantu

Seseorang yang memiliki sikap rela berkorban selalu memiliki semangat untuk membantu dan memajukan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Berkendara untuk kebaikan bersama

Orang yang rela berkorban memiliki pandangan yang jauh ke depan dan memikirkan kebaikan bersama dalam setiap tindakan yang mereka lakukan.

Contoh Rela Berkorban dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh rela berkorban dalam kehidupan sehari-hari bisa ditemukan dalam berbagai situasi, antara lain:

Contoh Rela Berkorban Demi Keluarga

Berikut adalah beberapa contoh rela berkorban demi keluarga:

  • Bekerja lebih keras demi keluarga
  • Menanggung tanggung jawab keluarga
  • Mempertahankan hubungan baik dengan keluarga
  • Berkorban waktu dan tenaga demi keluarga
  • Berkorban finansial demi keluarga

Contoh Rela Berkorban Demi Menolong Orang Lain

Berikut adalah beberapa contoh rela berkorban demi menolong orang lain:

  • Menjadi volunteer
  • Membantu orang yang membutuhkan
  • Menolong orang yang sedang terluka
  • Membantu orang yang kehilangan pekerjaan
  • Menolong orang yang mengalami kesulitan

Contoh Rela Berkorban Untuk Bangsa dan Negara

Berikut adalah beberapa contoh rela berkorban untuk bangsa dan negara:

  • Pegawai negeri yang rela menjalankan tugas di daerah terpencil demi membantu pemerintah mengatasi masalah-masalah yang ada.
  • Prajurit TNI yang rela menjalani tugas di garis depan, bahkan dengan risiko kehilangan nyawa demi melindungi negara dan rakyat.
  • Warga negara yang rela menyumbangkan sebagian dari penghasilannya untuk program pemerintah yang bertujuan membangun infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
  • Relawan yang rela berkorban waktu dan tenaga untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
  • Profesional yang rela mengabdikan diri sebagai mentor bagi generasi muda untuk membantu mereka mengembangkan potensi dan mempersiapkan masa depan bangsa.
  • Organisasi masyarakat yang rela mengambil tindakan nyata untuk memperjuangkan hak-hak rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Seorang politikus yang rela mengorbankan popularitas dan kepentingan pribadi demi mencapai kebaikan bagi bangsa dan negara.
  • Pemuda yang rela mengikuti pelatihan kewarganegaraan dan memiliki semangat patriotisme yang tinggi untuk memajukan negara dan memperjuangkan keadilan.
  • Guru yang rela memberikan bimbingan ekstra kepada siswanya untuk membantu mereka mencapai prestasi yang lebih baik dan mempersiapkan masa depan yang cerah bagi bangsa.
  • Masyarakat yang rela melakukan tindakan lingkungan, seperti menanam pohon, memulihkan lingkungan alam, dan mengurangi sampah demi memastikan lingkungan yang hijau dan sehat untuk generasi masa depan.
  • Pemerintah yang rela berkorban dana dan sumber daya untuk membangun infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meskipun harus mengambil langkah-langkah yang sulit dan menghadapi kritik.
  • Para tokoh masyarakat yang rela memberikan sumbangan dan dukungan untuk program-program sosial yang bertujuan membantu rakyat dan memperjuangkan keadilan sosial.
  • Karyawan yang rela mengambil tambahan beban kerja untuk membantu perusahaan mengatasi masalah dan mencapai tujuannya.
  • Pemimpin yang rela berkorban reputasi dan kepentingan pribadi demi memimpin negara dan bangsa menuju masa depan yang lebih baik.

Contoh Rela Berkorban Untuk Lingkungan

Berikut adalah beberapa contoh rela berkorban untuk lingkungan:

  • Mengurangi pemakaian plastik
  • Mengurangi pemakaian energi
  • Memulai gerakan lingkungan
  • Mengurangi pemakaian kendaraan
  • Mengonservasi sumber daya alam

Contoh Rela Berkorban di Sekolah

Berikut adalah beberapa contoh rela berkorban di sekolah:

  • Siswa yang rela mengambil bagian dalam kegiatan kebersihan sekolah
  • Siswa yang rela menjadi pemimpin kelas untuk memimpin kegiatan-kegiatan di sekolah dan membantu mengatasi masalah-masalah yang ada.
  • Siswa yang rela membantu teman-teman yang kesulitan dalam belajar, dengan memberikan bimbingan dan motivasi.
  • Siswa yang rela berbagi ilmu dan pengalaman dengan teman-teman yang membutuhkan, tanpa pamrih.
  • Siswa yang rela berpartisipasi dalam kegiatan amal dan sosial, seperti membantu pengungsian dan memberikan bantuan

Manfaat Rela Berkorban bagi Diri Sendiri dan Masyarakat

Rela berkorban memiliki banyak manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat. Beberapa manfaat utama adalah:

  • Membangun rasa tanggung jawab
  • Meningkatkan solidaritas
  • Meningkatkan kualitas hidup
  • Meningkatkan rasa bangga dan harga diri
  • Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan

Kesimpulan

Rela berkorban adalah sikap dan tindakan seseorang yang memprioritaskan kebutuhan orang lain dan lingkungan di atas kebutuhan pribadi. Ciri-ciri sikap rela berkorban meliputi kemampuan memprioritaskan, mengendalikan ego, berkendara untuk memajukan lingkungan, berpikir positif, sikap empati, dan semangat jujur dan adil. Rela berkorban memiliki banyak manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat, seperti membangun rasa solidaritas dan kebersamaan, menciptakan lingkungan yang lebih baik, dan membangun masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Oleh karena itu, rela berkorban sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Referensi

  1. Rahayu, M., Farida, R., & Apriana, A. (2019). Kesadaran Bela Negara Pada Mahasiswa. EPIGRAM (e-journal)16(2), 175-180.
  2. Sarjan, A. N. (2008). Pendidikan kewarganegaraan: Bangga Menjadi Insan Pancasila 4 untuk SD/MI/kelas IV/; editor Maryanto. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan nasional, halaman 37Slameto, Arief S.(1986) Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatan. Jakarta: CV. Rajawali.
  3. Shilling, C., & Mellor, P. A. (2013). ‘Making things sacred’: Re-theorizing the nature and function of sacrifice in modernity. Journal of Classical Sociology13(3), 319-337.
  4. Buku “Pendidikan Kewarganegaraan Kelas X” karangan Retno Listyarti, dkk.
  5. Majalah “Community: Building a Better Future Through Sacrifice” edisi bulan Mei 2022.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.