OSN SMP 2026
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah resmi meluncurkan jadwal dan mekanisme OSN SMP 2026. Ajang talenta sains nasional ini kembali menjadi gerbang utama bagi pelajar jenjang sekolah menengah pertama untuk membuktikan kemampuan di bidang Matematika, IPA, dan IPS. Kamu yang bercita-cita membawa pulang medali emas dari Olimpiade Sains Nasional perlu memahami setiap detail kompetisi, mulai dari sistem seleksi bertingkat hingga ketentuan teknis pengawasan daring.
Melalui Olimpiade Sains Nasional, pemerintah mengidentifikasi anak berbakat sejak dini. Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) menjadikan kompetisi sains sebagai wahana pembentukan karakter siswa unggul. Kamu tidak hanya berkompetisi dengan ribuan pelajar dari 38 provinsi dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif. Persiapan matang menjadi kunci utama meraih hasil maksimal di setiap tahapan seleksi.
Sistem Seleksi OSN SMP 2026
Sistem seleksi Olimpiade Sains Nasional untuk jenjang SMP dirancang secara berjenjang. Kamu akan melalui empat tahapan kompetisi sebelum akhirnya dinyatakan sebagai juara nasional.
1. Seleksi Tingkat Satuan Pendidikan (OSN-S)
Tahap pertama dimulai di sekolahmu sendiri. Setiap satuan pendidikan wajib melakukan seleksi internal untuk menjaring peserta terbaik. Kepala sekolah bertanggung jawab penuh menyelenggarakan OSN-S pada bulan Januari hingga Februari 2026. Kamu harus bersaing dengan teman sekelas untuk meraih satu dari maksimal lima kursi per cabang lomba yang tersedia di sekolahmu.
Seleksi tingkat sekolah ini menjadi filter awal yang sangat penting. Hanya siswa yang lolos OSN-S yang berhak didaftarkan oleh operator sekolah ke portal registrasi Pusat Prestasi Nasional. Jangan anggap remeh tahapan karena tanpa mengikuti OSN-S, kamu tidak memiliki kesempatan melangkah ke tingkat berikutnya.
2. Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)
OSN-K 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18-19 Juni 2026. Pelaksanaan uji coba akan dilakukan lebih awal, yaitu pada 6-7 Mei 2026. Setiap sekolah dapat mengirimkan maksimal 5 peserta per cabang lomba. Cabang yang dilombakan meliputi Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Perubahan signifikan terjadi pada pelaksanaan OSN-K tahun ini. Kamu wajib mengerjakan soal di sekolah masing-masing menggunakan sistem ANBK moda semi daring. Pengawasan dilakukan secara silang, artinya guru bukan dari sekolahmu yang bertugas mengawasi jalannya ujian. Selain itu, setiap ruang ujian wajib melakukan live streaming ke YouTube agar panitia pusat dapat memantau suasana lomba secara real-time.
3. Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P)
Setelah pengumuman hasil OSN-K pada 3 Juli 2026, peserta terbaik dari setiap kabupaten dan kota akan melaju ke OSN-P. Pelaksanaan OSN-P berlangsung pada 27-29 Juli 2026 di lokasi yang ditentukan dan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi.
Kuota peserta per provinsi dihitung berdasarkan tiga faktor: jumlah pendaftar tahun sebelumnya (bobot 25 persen), jumlah satuan pendidikan (bobot 25 persen), dan jumlah finalis OSN tiga tahun terakhir (bobot 50 persen). Provinsi dengan jumlah peserta terbanyak seperti Jawa Barat mendapatkan kuota hingga 197 peserta, sementara provinsi dengan partisipasi terbatas seperti Papua Pegunungan mendapat kuota 8 peserta.
4. OSN Tingkat Nasional: Semifinal dan Final
Bagi kamu yang berhasil lolos dari OSN-P, perjuangan belum berakhir. OSN tingkat nasional terdiri dari dua tahap: Semifinal dan Final.
Semifinal OSN 2026 dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 secara daring. Sebanyak 100 peserta per cabang lomba akan bersaing memperebutkan 60 tiket menuju babak final. Pengawasan ketat menggunakan dua perangkat: komputer utama untuk mengerjakan soal dan smartphone kedua untuk memantau wajah serta area meja kerjamu.
Final OSN berlangsung secara luring pada 14-20 September 2026. Tempat pelaksanaan ditentukan langsung oleh Pusat Prestasi Nasional. Di sinilah medali emas, perak, dan perunggu diperebutkan. Peraih peringkat 1-5 mendapat medali emas, peringkat 6-15 meraih medali perak, dan peringkat 16-30 membawa pulang medali perunggu.
Persyaratan Peserta OSN SMP 2026
Kamu perlu memenuhi beberapa ketentuan sebelum mendaftar. Peserta OSN SMP 2026 adalah siswa kelas IX (sembilan). Pengecualian diberikan kepada peraih medali emas OSN SMP tahun sebelumnya yang masih duduk di kelas VIII, mereka diperbolehkan mengikuti kembali OSN di cabang yang berbeda.
Setiap peserta hanya dapat mendaftar satu cabang lomba. Kamu juga harus mampu mengikuti seluruh rangkaian tes secara mandiri. Cabang IPA dan IPS mewajibkan peserta tidak buta warna. Untuk cabang IPS, kamu juga harus siap melakukan kegiatan praktik lapangan.
Perhatian khusus diberikan bagi peserta yang pindah sekolah antar kabupaten, kota, atau provinsi. Status daerah asalmu tetap mengacu pada surat keputusan pemenang OSN-K yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Provinsi sebelumnya. Aturan ini mencegah perpindahan peserta ke daerah dengan persaingan lebih longgar.
Silabus dan Materi Ujian
Pusat Prestasi Nasional telah merilis silabus resmi untuk setiap cabang lomba. Kamu dapat mengaksesnya melalui lampiran panduan OSN.
1. Cabang Matematika
Materi matematika mencakup empat domain besar. Aljabar menguji kemampuanmu dalam ketaksamaan, barisan bilangan, polinom, dan persamaan fungsi. Geometri mengharuskan kamu menguasai angle chasing, sifat segitiga dan lingkaran, serta aplikasi prinsip Ptolemy. Kombinatorika meliputi aturan pencacahan, koefisien binomial, teori peluang, dan prinsip pigeonhole. Teori bilangan mencakup keterbagian, kongruensi modulo, teorema Fermat, dan residu kuadratik.
2. Cabang IPA
Soal IPA terbagi menjadi dua bagian: teori dan praktikum. Bagian teori menguji pemahamanmu tentang biologi sel dan molekuler, anatomi fisiologi makhluk hidup, genetika dan evolusi, serta ekologi dan etologi. Praktikum laboratorium mencakup biologi molekuler, bioinformatika, serta morfologi dan sistematika makhluk hidup.
3. Cabang IPS
IPS tidak hanya menguji hafalan, tetapi kemampuanmu menganalisis fenomena sosial. Materi meliputi konsep dasar ilmu ekonomi, geografi manusia, sejarah nasional dan dunia, serta sosiologi. Kamu juga akan dihadapkan pada soal-soal yang membutuhkan kemampuan membaca peta dan interpretasi data grafis.
Tata Tertib dan Sanksi
Kamu wajib mematuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan panitia. Pelanggaran ringan seperti tidak mengenakan seragam sekolah mendapat peringatan lisan, pelanggaran sedang seperti berbicara tanpa izin atau meninggalkan ruangan tanpa pengawasan akan mengurangi nilai.
Pelanggaran berat berakibat diskualifikasi. Memakai perangkat komunikasi saat tes, menyontek, melakukan plagiasi, atau memalsukan identitas termasuk dalam kategori ini. Satuan pendidikan yang terbukti membantu kecurangan akan masuk daftar hitam minimal satu tahun.
Cara Daftar OSN SMP 2026
kamu harus tahu bahwa OSN SMP 2026 menggunakan sistem pendaftaran terpusat. Operator satuan pendidikan (biasanya guru atau staf administrasi) mendapatkan akses penuh untuk memasukkan data calon peserta. Kamu sebagai siswa hanya perlu memastikan namanya masuk dalam daftar seleksi tingkat sekolah (OSN-S). Setelah itu, biarkan operator sekolah yang mengurus pendaftaran ke tingkat kabupaten atau kota.
Pendaftaran berlangsung mulai 1 hingga 28 Februari 2026. Jangan sampai melewati batas waktu karena sistem akan otomatis menutup akses. Setiap sekolah dapat mendaftarkan maksimal 5 peserta per cabang lomba (Matematika, IPA, dan IPS).
1. Prasyarat Sebelum Memulai Pendaftaran
Operator sekolah wajib menyiapkan beberapa hal berikut:
- Akun SSO PDData yang aktif
- NISN dan tanggal lahir setiap calon peserta
- Pas foto terbaru siswa dengan latar belakang polos.
- Surat keterangan dari kepala sekolah yang menyatakan bahwa peserta benar-benar lolos seleksi OSN-S.
- Data guru pembimbing termasuk NIP/NUPTK, kontak aktif, dan mata pelajaran yang diasuh.
2. Langkah demi Langkah Daftar
Yuk, kita ikuti langkah-langkah cara daftar secara runtut agar tidak ada satu tahapan pun yang terlewat.
- Buka peramban web (Chrome, Firefox, atau Edge).
- Ketik alamat: daftar-bpti.kemendikdasmen.go.id.
- Klik menu bertuliskan “Masuk Operator Pendidikan Dasar dan Menengah (SSO PDData)”.
- Masukkan alamat email sekolah dan kata sandi yang terdaftar di verval PD. Akun ini tidak bisa diganti dengan akun pribadi guru.
- Setelah berhasil masuk ke dasbor operator, cari dan pilih “Menu Peserta Didik”.
- Klik tombol “Tambah Peserta” untuk memulai pengisian data siswa yang akan mengikuti OSN SMP 2026. Sebuah formulir kecil akan muncul.
- Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan tanggal lahir peserta. Klik tombol “Cek”.
- Sistem akan mencocokkan data dengan referensi nasional. Jika valid, kamu akan diarahkan ke Formulir Biodata Peserta Didik.
- Isi seluruh kolom yang tersedia.
- Klik tombol unggah dan pilih file foto terbaru peserta berukuran proporsional (4:6 atau 3:4).
- Buka menu “Pembimbing dan Pelaksana Internal”.
- Klik “Tambah”. Isi data guru pembimbing meliputi:
- Nama lengkap dan gelar.
- NIP/NUPTK (jika PNS) atau NIK (jika honorer).
- Nomor telepon aktif dan alamat surel.
- Mata pelajaran yang diampu.
- Alamat korespondensi tempat tinggal.
- Kembali ke menu utama, pilih “Ajang Talenta”. Cari ajang “Olimpiade Sains Nasional” untuk jenjang SMP.
- Sebelum mendaftar, biasakan membaca dokumen juknis.
- Klik “Petunjuk Teknis” pada ajang yang dipilih. Unduh dan pelajari aturan terbaru, termasuk jadwal, silabus, dan ketentuan teknis pelaksanaan.
- Klik tombol “Detail” pada ajang Olimpiade Sains Nasional. Kamu akan melihat tiga cabang lomba: Matematika, IPA, dan IPS. Pilih cabang yang diikuti siswa.
- Lalu klik “Daftar”. Sistem akan menampilkan daftar peserta yang sudah kamu tambahkan sebelumnya.
- Centang nama siswa yang bersangkutan, lalu klik “Simpan”.
- Langkah terakhir dan paling krusial: buka “Menu Pendaftar”.
- Periksa kembali seluruh data peserta, cabang lomba, dan pembimbing.
- Jika semua sudah sesuai, klik tombol “Finalisasi”. Setelah difinalisasi, data tidak dapat diubah lagi.
- Cetak atau unduh bukti pendaftaran sebagai arsip sekolah.
3. Yang Harus Dilakukan Setelah Finalisasi
Setelah operator menyelesaikan pendaftaran, sekolah wajib mengunggah beberapa dokumen ke web komunikasi di laman anbk.kemendikdasmen.go.id/osnk. Dokumen tersebut meliputi:
- Surat Keterangan Kepala Sekolah tentang hasil seleksi OSN-S (format tersedia di lampiran panduan).
- Pakta integritas yang ditandatangani proktor, tim teknis, dan pengawas ruang.
- Data penanggung jawab pelaksanaan OSN-K di sekolah.
Pastikan semua dokumen terunggah paling lambat 13 April 2026. Tanpa kelengkapan ini, peserta tidak dapat mengikuti ujian.
Tips Sukses Menghadapi OSN SMP 2026
Persiapan matang menjadi kunci utama meraih medali. Mulailah belajar sejak jauh hari dengan fokus pada konsep fundamental setiap cabang lomba. Kerjakan soal-soal tahun sebelumnya untuk memahami pola dan tingkat kesulitan.
Kamu juga perlu membiasakan diri dengan sistem pengerjaan soal berbasis komputer. OSN-K dan OSN-P menggunakan platform ANBK dan Moodle. Ikuti uji coba yang dijadwalkan pada 6-7 Mei 2026 untuk mengenali antarmuka dan memastikan perangkatmu berfungsi dengan baik.
Jaga kesehatan fisik dan mental menjelang perlombaan. Istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi, dan kelola stres dengan baik. Ingatlah bahwa OSN bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir dan membangun karakter sportif.
Sudah siap mengukir prestasi di OSN SMP 2026? Bagikan artikel ini kepada teman-temanmu yang juga akan bertanding. Simpan jadwal penting di ponselmu, dan mulai susun strategi belajar dari sekarang. Semangat berkompetisi secara jujur dan sportif!
Baca juga:
- Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
- Planet: Defenisi, Sejarah, dan Karakteristik Uniknya
- Teori Bintang Kembar: Proses Pembentukan Tata Surya
- Tata Surya: Pengertian, Teori, dan Anggota Tata Surya
- OSN SD 2026: Jadwal, Syarat, Tips Sukses, & FAQ. Siap Raih Medali?
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) seputar OSN SMP 2026
1. Kapan jadwal pelaksanaan OSN-K SMP 2026?
OSN-K SMP 2026 dilaksanakan pada 11 Juni 2026 untuk cabang IPA, Matematika, dan IPS. Sinkronisasi data berlangsung pada 9-10 Juni 2026. Uji coba sistem diadakan pada 7-8 Mei 2026.
2. Berapa maksimal jumlah peserta per sekolah di OSN-K SMP 2026?
Setiap satuan pendidikan dapat mengirimkan maksimal 5 peserta per cabang lomba. Ketentuan ini berlaku untuk Matematika, IPA, dan IPS. Peserta harus merupakan hasil seleksi internal OSN-S.
3. Apa konsekuensi jika peserta terbukti melakukan kecurangan saat OSN?
Peserta yang terbukti melakukan pelanggaran berat seperti menyontek, menggunakan perangkat komunikasi, atau memalsukan identitas akan didiskualifikasi. Satuan pendidikan juga dapat dimasukkan dalam daftar hitam minimal satu tahun.
4. Apakah peraih medali emas OSN SMP tahun sebelumnya bisa ikut lagi?
Bisa. Peraih medali emas OSN SMP tahun sebelumnya yang masih duduk di kelas VIII diperbolehkan mengikuti OSN kembali di cabang yang berbeda. Namun mereka tetap harus melalui seleksi OSN-S di sekolah masing-masing.
5. Bagaimana mekanisme pengawasan di OSN-K SMP 2026?
Pengawasan OSN-K menggunakan dua metode: pengawas silang dari sekolah lain dan live streaming ke YouTube. Setiap ruangan wajib menyediakan jam analog, kamera handphone, dan tripod. Rekam video harus menangkap seluruh peserta dalam satu layar secara utuh.

As a seasoned writer focused on industry, business, technology, and lifestyle, I bring my passion for learning to my work. Outside of writing, I enjoy sports and traveling.




