Fungsi dan Cara Mencari Jurnal di Publish or Perish

Publish or Perish

Publish or Perish

Cara mencari jurnal di Publish or Perish sebenarnya cukup sederhana dan dapat dilakukan siapa saja, mulai dari mahasiswa tingkat akhir, dosen, hingga peneliti yang sedang merampungkan studi literatur. Perangkat lunak gratis ini akan membantumu menjelajahi ribuan metadata jurnal ilmiah dari berbagai database bergengsi seperti Google Scholar, Scopus, Crossref, PubMed, hingga Web of Science. Alih-alih memberikan akses langsung ke file PDF, PoP menyajikan informasi bibliografi lengkap dan menyediakan tautan menuju laman resmi jurnal, sehingga kamu bisa mendapatkan artikel utuh melalui institusi atau langganan pribadi. BAMS akan menjelaskan fungsi dan cara menggunakan PoP, mulai dari persiapan instalasi, langkah pencarian, hingga trik menemukan jurnal internasional bereputasi.

Fungsi Publish or Perish bagi Peneliti

Publish or Perish merupakan software analisis sitasi yang memanen metadata dari publikasi ilmiah. PoP sangat populer di kalangan akademisi karena membantu mengukur kinerja penelitian melalui metrik seperti jumlah sitasi, h-index, dan i10-index. Kamu bisa menggunakannya untuk menemukan referensi paling relevan, mengidentifikasi topik riset yang sedang tren, atau sekadar melacak publikasi peneliti lain di bidang yang sama. Berikut ini fungsi utama Publish or Perish bagi penelitian:

1. Alat Analisis Kinerja Penelitian

Kamu dapat menggunakan PoP untuk mengukur produktivitas dan dampak publikasi, baik milik sendiri maupun peneliti lain. Software ini menghitung berbagai metrik penting seperti jumlah total publikasi, total sitasi, h-index, g-index, dan i10-index . Dengan data ini, kamu bisa mengevaluasi seberapa besar pengaruh karyamu di komunitas ilmiah.

2. Membantu Menemukan Research Gap dan Novelty

Salah satu fitur paling berharga dari PoP adalah kemampuannya membantumu mengidentifikasi celah penelitian (research gap) dan merumuskan kebaruan (novelty). Ketika dipadukan dengan VOSviewer, kamu dapat melakukan analisis bibliometrik untuk melihat tren penelitian, memetakan hubungan antar topik, serta menemukan area yang belum banyak dieksplorasi peneliti lain.

3. Mempermudah Pencarian Referensi Berkualitas

Daripada membuka banyak tab browser untuk mencari artikel di berbagai database, kamu cukup mengandalkan PoP sebagai pintu akses terpadu. Hasil pencarian muncul dalam hitungan detik, lengkap dengan informasi sitasi dan tautan menuju sumber aslinya .

4. Mendukung Penggunaan Aplikasi Manajemen Referensi

Kamu dapat mengekspor metadata hasil pencarian ke berbagai format seperti CSV, Excel, RIS, BibTeX, dan JSON. Format RIS bisa kamu impor langsung ke Zotero, Mendeley, atau EndNote, sehingga proses penyusunan daftar pustaka menjadi jauh lebih praktis.

Cara Mencari Jurnal di Publish or Perish

Sebelum memulai, pastikan kamu sudah mengunduh dan menginstal PoP di perangkat (tersedia untuk Windows, Mac, dan Linux). Aplikasi ini bersifat gratis dan membutuhkan koneksi internet .

1. Buka Aplikasi dan Pilih Sumber Database

Setelah membuka PoP, langkah pertama adalah memilih database yang ingin kamu gunakan. Tersedia pilihan seperti Google Scholar, Crossref, Scopus, PubMed, Web of Science, OpenAlex, dan Semantic Scholar .

DatabaseCocok Untuk
Google ScholarCakupan luas, bidang umum, literatur awal
ScopusJurnal internasional bereputasi tinggi
PubMedBidang kedokteran dan kesehatan
Web of ScienceJurnal dengan dampak tinggi dan mapan
CrossrefMencari DOI dan metadata terdaftar

2. Masukkan Kata Kunci Pencarian

Setelah memilih database, isi kolom pencarian. Cara mencari jurnal di Publish or Perish yang efektif adalah dengan menggunakan kombinasi kata kunci yang tepat.

  • Kolom “Title words”: Ketik topik atau bidang keilmuan yang kamu butuhkan, misalnya “artificial intelligence in education”.
  • Kolom “Keywords”: Gunakan kata kunci spesifik untuk mempersempit hasil.
  • Kolom “ISSN”: Jika kamu sudah mengetahui nomor ISSN jurnal tertentu, kamu bisa langsung mengetikkannya di kolom ini untuk mendapatkan publikasi dari jurnal tersebut.
  • Filter Tahun: Tentukan rentang tahun terbit agar hasil pencarian lebih relevan dengan kebutuhanmu.

3. Mulai Pencarian

Klik tombol “Search” dan tunggu beberapa saat. PoP akan menampilkan daftar publikasi ilmiah yang sesuai dengan kriteria pencarianmu. Hasil ini akan menampilkan informasi penting seperti judul, penulis, tahun terbit, jurnal asal, jumlah sitasi, dan tautan DOI.

4. Seleksi dan Akses Artikel

Kamu bisa menyeleksi artikel yang paling relevan. Perhatikan jumlah sitasi sebagai indikasi pengaruh artikel di bidangnya. Untuk membaca artikel utuh, cukup klik pada judul atau tautan DOI yang disediakan. Secara otomatis browser akan terbuka dan mengarahkanmu ke laman resmi penerbit . Ingat, PoP hanya menyediakan metadata, sehingga akses ke PDF tergantung pada langganan institusimu atau pembelian mandiri.

5. Ekspor Metadata ke Manajer Referensi

Jika menemukan banyak artikel yang ingin dijadikan referensi, kamu bisa mengekspor metadata-nya. PoP menyediakan opsi ekspor ke berbagai format, termasuk RIS, BibTeX, CSV, dan Excel . Pilih menu “Save” atau “Export” dan simpan file. File ini nantinya bisa kamu impor ke Zotero atau Mendeley, sehingga proses penyusunan daftar pustaka menjadi sangat efisien .

Cara Mencari Jurnal Internasional di Publish or Perish

Kebutuhan akan jurnal internasional bereputasi tentu berbeda dengan pencarian biasa. Kamu perlu trik khusus agar hasil yang muncul sesuai standar global.

  • Pilih Database Bereputasi Internasional: Saat memilih sumber data, kamu memilih database yang dikenal ketat dalam mengindeks jurnal bereputasi. Pilihan terbaik adalah Scopus atau Web of Science .
  • Gunakan Bahasa Inggris: Untuk kata kunci, sebaiknya gunakan Bahasa Inggris. Ini akan memperbesar peluang mendapatkan artikel dari jurnal internasional yang memang menggunakan bahasa pengantar Inggris.
  • Manfaatkan Kolom “ISSN”: Jika kamu sudah memiliki daftar jurnal bereputasi target, kamu bisa langsung memasukkan ISSN jurnal tersebut di kolom yang sesuai. Ini akan membatasi pencarian hanya pada publikasi dari jurnal itu saja.

Kelebihan Menggunakan Publish or Perish

  • Membantu para peneliti menganalisis dan mengevaluasi publikasi ilmiah yang telah mereka terbitkan
  • Menggunakan data publikasi yang tersedia di Google Scholar, Crossref, PubMed, OpenAlex, Scopus, Semantic Scholar, dan Web of Science.
  • Mendukung gaya penulisan seperti APA, Chicago, CSIRO, Harvard, MLA, dan Vancouver.
  • Memungkinkan pengguna untuk membandingkan publikasi ilmiah yang telah diterbitkan oleh seorang peneliti dengan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh peneliti lain dalam bidang yang sama
  • Memungkinkan pengguna untuk mengetahui jurnal ilmiah yang paling sering diterbitkan oleh seorang peneliti
  • Memungkinkan pengguna untuk mengekspor hasil analisis publikasi ilmiah ke dalam file CSV atau Excel, BibText, ISI, JSON, dan RIS
  • Antarmuka yang mudah digunakan dan intuitif

Kekurangan Menggunakan Publish or Perish

  • Hanya menggunakan data publikasi yang tersedia di Google Scholar, Crossref, PubMed, OpenAlex, Scopus, Semantic Scholar, dan Web of Science, sehingga tidak semua publikasi ilmiah yang telah diterbitkan oleh seorang peneliti akan tercatat dalam aplikasi ini
  • Tidak semua data publikasi yang tersedia di Google Scholar, Crossref, PubMed, OpenAlex, Scopus, Semantic Scholar, dan Web of Science dapat di unduh gratis.
  • Tetap membutuhkan akses ke database berlangganan seperti Scopus atau Web of Science untuk mengunduh PDF .
  • Indeks hirarkis (h-index) dan indeks citasi (i10-index) yang dihitung oleh aplikasi ini mungkin tidak sesuai dengan indeks hirarkis dan indeks citasi yang dihitung oleh lembaga akademik atau organisasi lainnya
  • Aplikasi ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris, sehingga pengguna yang tidak menguasai bahasa Inggris mungkin akan kesulitan menggunakannya
  • Data dari Google Scholar misalnya, cenderung lebih lengkap di bidang ilmu sosial dan humaniora, tetapi bisa mencakup publikasi yang tidak melalui proses peer review ketat.
  • Harus terkoneksi dengan Internet karena PoP bekerja secara daring mengambil data dari berbagai database, sehingga kamu tidak bisa menggunakannya dalam kondisi offline .

Yuk, bagikan artikel ini ke rekan sejawatmu yang sedang berjuang menyelesaikan skripsi, tesis, atau disertasi! Bantu mereka menemukan cara efisien dalam berburu jurnal ilmiah. Karena riset yang baik dimulai dari fondasi referensi yang kokoh.

Baca juga:

Referensi

  1. Angell, M. (1986). Publish or perish: a proposal. Annals of Internal Medicine104(2), 261-262.
  2. Clapham, P. (2005). Publish or perish. BioScience55(5), 390-391.
  3. Parchomovsky, G. (2000). Publish or perish. Michigan Law Review98(4), 926-952.
  4. Relman, A. S. (1977). Publish or perish—or both. New England Journal of Medicine297(13), 724-725.
  5. Harzing, A. W. (2010). The publish or perish book. Melbourne, Australia: Tarma Software Research Pty Limited.
  6. Harzing, A. W. (2010). The Publish or Perish Book: Your guide to Effective and Responsible Citation Analysis.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

1. Apakah Publish or Perish bisa mengunduh jurnal secara gratis?

Tidak. Publish or Perish tidak menyediakan fitur unduh file PDF. Fungsinya adalah memanen metadata dan menyediakan tautan ke laman resmi jurnal. Akses ke artikel penuh tetap tergantung pada langganan institusi atau pembelian mandiri.

2. Database mana yang paling akurat untuk mencari jurnal Scopus?

Untuk mendapatkan jurnal terindeks Scopus, pilih database Scopus langsung dari dalam aplikasi PoP. Kamu juga bisa menggunakan Crossref atau Google Scholar, lalu menyeleksi ulang secara manual, namun opsi Scopus akan memberikan hasil paling spesifik.

3. Apa perbedaan Publish or Perish dengan Google Scholar?

Google Scholar adalah mesin pencari publikasi daring, sedangkan Publish or Perish adalah perangkat lunak yang mengambil data dari Google Scholar (dan database lain) untuk dianalisis lebih lanjut. PoP menyajikan metrik komprehensif seperti h-index dan memungkinkan ekspor data massal yang tidak bisa dilakukan langsung di Google Scholar.

4. Bagaimana cara mengekspor referensi dari PoP ke Zotero?

Setelah pencarian selesai, pergi ke menu “File” atau ikon “Save” . Pilih format RIS . File ini kemudian bisa kamu impor ke Zotero melalui opsi “Import”.

5. Apakah Publish or Perish berbayar?

Tidak. Aplikasi Publish or Perish dapat diunduh dan digunakan secara gratis.

Scroll to Top