Edu

Hewan Tercepat di Dunia: Berikut Urutannya

hewan tercepat di dunia

Hewan Tercepat di dunia – Kecepatan merupakan salah satu faktor penting yang sangat berperan dalam kelangsungan hidup hewan di alam liar. Dalam dunia hewan, ada beberapa spesies yang memiliki kemampuan lari dengan kecepatan yang luar biasa tinggi. Setiap jenis hewan yang ada di dunia memiliki kelebihan yang unik dan bermanfaat bagi kelangsungan hidupnya di alam liar.

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh beberapa hewan adalah kecepatan yang dapat digunakan saat berlari atau berenang. Kecepatan ini menjadi sebuah senjata bagi hewan untuk memburu mangsa atau untuk menghindari serangan dari predator.

Hewan Tercepat di Dunia: Berikut Urutannya

Berikut ini urutan hewan tercepat di dunia:

Peregrine Falcon

Elang alap-alap kawah atau peregrine falcon adalah burung yang memiliki kemampuan terbang dengan kecepatan yang luar biasa tinggi. Burung ini menjadi hewan tercepat di dunia karena dapat melaju hingga mencapai kecepatan 321 km/jam saat melakukan dive atau terjun bebas untuk menangkap mangsa. Selain itu, elang alap-alap kawah juga memiliki kemampuan untuk bermigrasi jarak jauh, bahkan dapat melakukan perjalanan pulang-pergi sejauh 25.000 km.

Salah satu faktor yang memungkinkan elang alap-alap kawah terbang dengan kecepatan tinggi adalah bentuk sayapnya yang runcing. Sayap yang runcing dapat mengurangi jumlah hambatan dari udara dan membantunya terbang dengan cepat. Selain itu, elang alap-alap kawah juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda, sehingga dapat ditemukan di berbagai wilayah di seluruh dunia.

Elang alap-alap kawah juga memiliki kemampuan untuk melihat dengan sangat jelas dan akurat, bahkan pada jarak yang sangat jauh. Ini adalah hal yang sangat penting untuk membantunya menemukan mangsa dan mengejarnya dengan kecepatan tinggi. Tak heran jika burung ini sering dijadikan simbol kecepatan dan kekuatan dalam berbagai budaya di seluruh dunia.

Baca juga: Hewan Terkecil Di Dunia: Berikut Penjelasannya

Golden Eagle

Elang emas atau Golden Eagle adalah salah satu jenis burung pemangsa terbesar di dunia dan dapat ditemukan di berbagai wilayah di Amerika Utara, Asia, dan Eropa. Burung ini memiliki ukuran tubuh yang besar dengan panjang sekitar 75-90 cm dan berat mencapai 3-7 kg. Selain itu, burung ini memiliki lebar sayap yang mencapai 2,2 meter saat dibentangkan.

Elang emas biasanya memanfaatkan kecepatannya untuk mengejar dan menangkap mangsa seperti kelinci, tupai, dan bahkan kambing liar. Selain itu, burung ini juga dapat menangkap mangsa yang lebih besar seperti rusa dan domba liar.

Selama berburu, elang emas mampu terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi, terutama saat melakukan dive atau menukik untuk menangkap mangsa. Saat menukik, burung ini dapat mencapai kecepatan hingga 322 km/jam atau bahkan lebih. Dengan kecepatannya yang luar biasa, elang emas menjadi salah satu predator yang sangat ditakuti di alam liar.

Baca juga: Devisa: Pengertian, Jenis, Macam, Fungsi dan Manfaat

Burung Kapinis-jarum

Burung Kapinis-jarum Asia memiliki kemampuan terbang yang sangat tinggi, bahkan dapat mencapai kecepatan 169 kilometer per jam, Burung ini termasuk ke dalam keluarga Apodidae dan genus hirundapus. Mereka biasanya berkembang biak di wilayah Asia Utara, Cina, dan Himalaya. Selain itu, mereka juga sering bermigrasi ke Indonesia, Australia, dan Selandia Baru, terutama di daerah hutan terbuka.

Tadarida Brasiliensis

Kelelawar berekor bebas Brasil (Tadarida brasiliensis) merupakan salah satu jenis kelelawar tercepat di dunia dengan kecepatan terbang mencapai 160 km/jam. Kelelawar ini dapat ditemukan di Amerika Utara dan Selatan. Mereka memiliki panjang sekitar 3,5 inci dan berat antara 0,25 ons hingga 0,42 ons.

Kelelawar berekor bebas Brasil biasanya hidup dalam koloni besar dan memakan serangga seperti ngengat, lalat, dan capung. Selain itu, kelelawar ini juga dapat membantu mengendalikan populasi serangga di lingkungan sekitarnya.

Cheetah

Cheetah adalah hewan karnivora yang termasuk dalam keluarga kucing besar, dikenal sebagai salah satu hewan darat tercepat di dunia karena dapat berlari dengan kecepatan yang mencapai 110-120 km/jam. Kecepatan yang dimiliki oleh Cheetah merupakan hasil dari adaptasi fisik dan fisiologis yang luar biasa.

Salah satu ciri fisik yang memungkinkan Cheetah untuk berlari sangat cepat adalah bentuk tubuhnya yang ramping dan aerodinamis. Cheetah juga memiliki kaki yang panjang dan ramping, sehingga memungkinkannya untuk melakukan langkah yang lebih panjang dan lebih sering saat berlari. Selain itu, Cheetah memiliki tulang belakang yang sangat fleksibel, sehingga dapat memutar tubuh dengan mudah saat berlari dengan kecepatan tinggi.

Selain adaptasi fisik, Cheetah juga memiliki adaptasi fisiologis yang memungkinkannya untuk berlari dengan kecepatan tinggi. Cheetah memiliki jantung yang besar dan efisien dalam memompa darah ke seluruh tubuhnya. Selain itu, paru-paru Cheetah juga sangat besar, sehingga memungkinkannya untuk mengambil oksigen

Selain adaptasi fisik, Cheetah juga memiliki adaptasi fisiologis yang memungkinkannya untuk berlari dengan kecepatan tinggi. Cheetah memiliki jantung yang besar dan efisien dalam memompa darah ke seluruh tubuhnya. Selain itu, paru-paru Cheetah juga sangat besar, sehingga memungkinkannya untuk mengambil oksigen yang cukup saat berlari dengan kecepatan tinggi.

Cheetah memanfaatkan kecepatannya untuk mengejar dan menangkap mangsa seperti antelop, gazelle, dan kerbau. Biasanya berburu secara solo atau dalam kelompok kecil, cheetah akan menyelinap dan mendekati mangsa dengan perlahan-lahan sebelum akhirnya melompat dan mengejar dengan kecepatan tinggi. Cheetah biasanya berlari dengan kecepatan maksimum selama kurang dari 30 detik dan memerlukan waktu untuk beristirahat sebelum berburu lagi.

Baca juga: Asimilasi: Pengertian, Faktor Pendorong, Ciri, dan Contoh

Sailfish

Sailfish adalah ikan laut yang sangat dikenal dengan kecepatan renangnya yang luar biasa cepat. Ikan ini dapat berenang dengan kecepatan hingga 110 km/jam, menjadikannya salah satu ikan tercepat di dunia. Sailfish memiliki tubuh yang ramping dan lentur, serta sirip besar yang memungkinkannya berenang dengan sangat cepat di lautan.

Sailfish biasanya hidup di lautan tropis dan subtropis, terutama di Samudera Hindia dan Pasifik. Ikan ini memiliki pola warna yang khas, yaitu tubuhnya yang berwarna biru keperakan dengan bercak-bercak hitam di bagian sampingnya. Selain itu, Sailfish juga memiliki sirip dorsal dan anal yang besar dan menjulang, serta sirip ekor yang kecil dan ramping.

Sailfish memanfaatkan kecepatannya untuk mengejar dan menangkap ikan kecil yang menjadi mangsanya. Ikan ini mampu mengejar ikan kecil yang berenang dengan kecepatan tinggi dan menyerangnya dengan gigi-giginya yang tajam. Sailfish juga dapat melompat keluar dari air untuk mengejar mangsa yang berada di permukaan air. Kecepatan renangnya yang luar biasa cepat memungkinkan Sailfish untuk mengejar mangsa dengan mudah dan efektif.

Baca juga: Illegal Fishing: Pengertian, Dampak, Peraturan, dan Sanksi

Swordfish

Swordfish atau ikan pedang adalah salah satu ikan laut yang terkenal dengan kecepatan renangnya yang luar biasa cepat. Ikan ini termasuk dalam golongan ikan tuna dan memiliki tubuh yang ramping serta hidung berbentuk seperti pedang yang cukup panjang. Kecepatan renangnya yang mencapai 97 km/jam membuat ikan ini menjadi salah satu predator laut yang sangat tangguh.

Swordfish biasanya memanfaatkan kecepatannya untuk mengejar dan menangkap ikan kecil yang menjadi mangsanya di kedalaman laut. Mereka juga terkenal dengan kemampuan melompat tinggi ke udara, kadang-kadang sampai setinggi 3 meter dari permukaan laut untuk menangkap mangsanya yang berada di permukaan air.

Baca juga: Pantai Losari: Objek Wisata di Sulawesi Selatan

Pronghorn Antelope

Pronghorn Antelope atau Antelop Pronghorn adalah hewan darat asli Amerika Utara yang terkenal dengan kecepatan lari yang luar biasa. Mereka memiliki tubuh yang ramping dan kaki yang panjang yang memungkinkan mereka berlari dengan kecepatan hingga 88 km/jam, membuat mereka menjadi salah satu hewan darat tercepat di dunia. Kecepatan lari yang tinggi ini membuat mereka mampu melarikan diri dari predator seperti serigala, singa gunung, dan beruang.

Selain kecepatan lari yang luar biasa, Pronghorn Antelope juga memiliki penglihatan yang sangat tajam. Mereka dapat melihat objek dengan jarak hingga 4 km dan memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi predator dari jarak yang jauh. Kombinasi dari kecepatan lari yang tinggi dan penglihatan tajam membuat hewan ini menjadi salah satu yang paling sulit untuk ditangkap oleh predator.

Antelop Pronghorn biasanya memakan rumput dan tanaman kecil lainnya. Mereka biasanya ditemukan di padang rumput Amerika Utara dan gurun yang luas. Mereka hidup dalam kelompok kecil dan dapat melakukan migrasi jarak jauh untuk mencari pakan. Hewan ini juga menjadi sumber makanan bagi manusia dan menjadi target bagi para pemburu. Dalam beberapa wilayah, populasi Pronghorn Antelope dikelola untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan menjamin keberlanjutan sumber daya alam.

Kangguru

Kanguru adalah salah satu hewan endemik dari Australia dan beberapa pulau di Papua Nugini yang memiliki kemampuan lompat yang luar biasa. Dalam lompatannya, kanguru dapat mencapai kecepatan tertinggi hingga 71 km per jam, menjadikannya sebagai hewan darat kesembilan tercepat di dunia. Kecepatan ini dicapai berkat kaki belakang kanguru yang sangat kuat dan berotot, sehingga memungkinkannya untuk melompat sejauh 9 meter dengan mudah.

Namun, meskipun mampu mencapai kecepatan tertinggi yang luar biasa, kanguru hanya dapat mempertahankannya selama beberapa saat saja sebelum kelelahan. Untuk menjelajah area yang lebih luas, kanguru dapat berlari dengan kecepatan sekitar 25 km per jam, sehingga tetap dapat menjaga daya tahan tubuhnya. Kanguru memiliki peran penting dalam ekosistem Australia sebagai pemakan tumbuhan, dan juga menjadi simbol negara Australia.

Anjing Liar Afrika

Anjing liar Afrika sebagai hewan darat tercepat di dunia dengan kecepatan tertinggi mencapai 66 km per jam. Namun, kecepatan tersebut hanya bisa dijaga dalam waktu yang singkat. Anjing liar Afrika dapat melaju dengan kecepatan 60 km per jam untuk jarak yang lebih jauh.

Hewan ini merupakan spesies yang terancam punah akibat perburuan dan hilangnya habitat alaminya. Anjing liar Afrika biasanya hidup di savana dan padang rumput di Afrika Timur dan Selatan. Hewan ini juga sering menjadi target perburuan karena dianggap sebagai ancaman bagi peternakan dan ternak. Upaya konservasi dan perlindungan terhadap hewan ini menjadi sangat penting untuk menjaga kelangsungan hidupnya di alam liar.

Kesimpulan

Dari beberapa hewan tercepat di dunia, terdapat beberapa jenis hewan yang memiliki kecepatan yang luar biasa, baik di darat, laut, maupun udara. Elang Alap-Alap Kawah, Elang Emas, Cheetah, Peregrine Falcon, Sailfish, Swordfish, dan Pronghorn Antelope merupakan beberapa hewan tercepat di dunia yang memanfaatkan kecepatannya untuk bertahan hidup dalam alam liar.

Referensi

  1. BBC Earth. “What is the Fastest Animal on Earth?” BBC Earth, 2021.
  2. Live Science. “Fastest Animals on Earth.” Live Science, 2021.
  3. National Park Service. “Peregrine Falcon.” National Park Service, 2021.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.